Cara Memilih ISO 27001 atau ISO 27701 yang Sesuai
Setelah memahami perbedaan ISO 27001 vs ISO 27701, langkah berikutnya adalah mengevaluasi kebutuhan organisasi.
Tidak semua perusahaan membutuhkan pendekatan yang sama. Pemilihan standar sebaiknya mempertimbangkan tujuan bisnis, risiko, jenis informasi yang dikelola, serta persyaratan pelanggan dan regulator.
Berikut lima langkah yang dapat membantu perusahaan menentukan pilihan.
1. Identifikasi Kebutuhan Bisnis
Mulailah dengan mengidentifikasi tujuan utama penerapan standar.
Apakah perusahaan ingin memperkuat keamanan sistem dan informasi secara umum? Atau perusahaan membutuhkan tata kelola khusus untuk pemrosesan data pribadi?
Jika kebutuhan utamanya adalah pengelolaan risiko keamanan informasi secara menyeluruh, ISO 27001 dapat menjadi titik awal yang relevan.
Jika fokusnya adalah membangun sistem manajemen privasi, ISO 27701 dapat dipertimbangkan.
2. Evaluasi Jenis Informasi yang Dikelola
Perusahaan perlu memahami jenis informasi yang dikumpulkan, diproses, disimpan, dan dibagikan.
Beberapa pertanyaan yang dapat digunakan dalam evaluasi:
- Apakah perusahaan mengelola informasi rahasia bisnis?
- Apakah perusahaan memproses data pribadi pelanggan atau karyawan?
- Apakah perusahaan bertindak sebagai pengendali atau pemroses informasi pribadi?
- Apakah terdapat persyaratan khusus dari pelanggan atau mitra terkait keamanan dan privasi?
Jawaban dari pertanyaan tersebut dapat membantu perusahaan memahami kebutuhan sistem manajemen yang relevan.
3. Lakukan Gap Analysis
Sebelum menerapkan standar, perusahaan sebaiknya melakukan gap analysis untuk membandingkan kondisi saat ini dengan persyaratan standar yang dituju.
Evaluasi dapat mencakup:
- Kebijakan dan prosedur yang telah tersedia.
- Pengelolaan risiko.
- Kontrol keamanan informasi.
- Pengelolaan informasi pribadi.
- Kompetensi dan awareness karyawan.
- Mekanisme audit dan evaluasi.
Hasil gap analysis dapat digunakan untuk menyusun prioritas, memperkirakan kebutuhan sumber daya, dan menentukan tahapan implementasi.
4. Pertimbangkan Persyaratan Pelanggan dan Regulasi
Kebutuhan sertifikasi juga dapat dipengaruhi oleh persyaratan eksternal.
Sebagai contoh, perusahaan penyedia layanan teknologi mungkin menerima permintaan dari pelanggan korporat untuk menunjukkan sistem manajemen keamanan informasi yang terstruktur.
Sementara itu, organisasi yang mengelola informasi pribadi dalam jumlah besar mungkin membutuhkan pendekatan manajemen privasi yang lebih formal.
Perusahaan juga perlu memeriksa peraturan perlindungan data yang berlaku. Standar ISO dapat mendukung tata kelola dan pengelolaan risiko, tetapi tidak menggantikan kewajiban hukum.
5. Tentukan Strategi Implementasi
Setelah memahami kebutuhan dan kondisi saat ini, perusahaan dapat menentukan strategi penerapan.
Beberapa pendekatan yang dapat dipertimbangkan:
- Menerapkan ISO 27001 untuk membangun ISMS.
- Menerapkan ISO 27701 untuk membangun PIMS.
- Mengintegrasikan pengelolaan ISMS dan PIMS agar proses yang saling berkaitan dapat dikelola secara konsisten.
Pada ISO/IEC 27701:2025, PIMS dapat diterapkan sebagai sistem manajemen mandiri. Perusahaan tidak lagi diwajibkan memiliki sertifikasi ISO 27001 sebagai prasyarat standar tersebut. Namun, integrasi dengan ISO 27001 tetap dapat dipertimbangkan jika sesuai dengan kebutuhan organisasi.
Contoh Penerapan ISO 27001 dan ISO 27701 di Berbagai Industri
Untuk memahami penggunaannya, berikut beberapa ilustrasi berdasarkan karakteristik bisnis. Contoh ini bersifat ilustratif, bukan studi kasus perusahaan tertentu.
| Industri | Kebutuhan keamanan informasi | Kebutuhan privasi | Standar yang dapat dipertimbangkan |
|---|---|---|---|
| Perusahaan teknologi | Melindungi infrastruktur, aplikasi, dan informasi internal | Mengelola data pengguna aplikasi | ISO 27001, ISO 27701, atau keduanya |
| E-commerce | Melindungi sistem transaksi dan informasi bisnis | Mengelola data pelanggan dan riwayat transaksi | ISO 27001 dan/atau ISO 27701 |
| Rumah sakit | Melindungi sistem informasi dan catatan medis | Mengelola informasi kesehatan pasien | ISO 27001 dan/atau ISO 27701 |
| Perusahaan konsultan | Melindungi dokumen klien dan informasi proyek | Mengelola data pribadi klien dan karyawan | Berdasarkan scope dan risiko |
| Penyedia layanan cloud | Melindungi infrastruktur serta layanan yang disediakan | Mengelola informasi pribadi yang diproses atas nama pelanggan | ISO 27001 dan/atau ISO 27701 |
Tabel tersebut bukan ketentuan bahwa industri tertentu wajib memperoleh kedua sertifikasi. Keputusan tetap perlu didasarkan pada risiko, kebutuhan bisnis, kontrak, dan regulasi yang berlaku.
Perubahan Penting ISO 27701:2019 ke ISO 27701:2025
Perusahaan yang sedang mempertimbangkan ISO 27701 juga perlu memperhatikan perubahan edisi standar.
ISO/IEC 27701:2019 sebelumnya dirancang sebagai perluasan dari ISO/IEC 27001 dan ISO/IEC 27002. Artinya, penerapan edisi tersebut berkaitan erat dengan ISMS.
Namun, ISO/IEC 27701:2025 yang diterbitkan pada Oktober 2025 menjadi standar PIMS mandiri. Perubahan ini memungkinkan organisasi membangun sistem manajemen privasi tanpa harus menjadikan ISO 27001 sebagai prasyarat. Sumber: ISO dan IEC
Beberapa hal yang perlu diperhatikan:
- Struktur standar: Edisi 2025 menggunakan struktur sistem manajemen yang lebih mandiri.
- Penerapan: Organisasi dapat menerapkan PIMS tanpa harus terlebih dahulu membangun ISMS berdasarkan ISO 27001.
- Integrasi: PIMS tetap dapat diintegrasikan dengan sistem manajemen lain, termasuk ISMS.
- Sertifikasi: Perusahaan yang sudah menggunakan edisi 2019 perlu memeriksa ketentuan transisi dan persyaratan lembaga sertifikasi.
Perubahan tersebut penting untuk dipahami agar perusahaan tidak menyusun strategi berdasarkan persyaratan edisi lama. Referensi: IEC
FAQ Seputar ISO 27001 vs ISO 27701
Apakah ISO 27701 merupakan bagian dari ISO 27001?
Hubungan keduanya bergantung pada edisi standar yang digunakan. ISO/IEC 27701:2019 merupakan perluasan dari ISO 27001 dan ISO 27002. Sementara itu, ISO/IEC 27701:2025 merupakan standar PIMS mandiri yang dapat diterapkan secara independen.
Apakah perusahaan harus memiliki ISO 27001 sebelum mendapatkan ISO 27701?
Tidak untuk ISO/IEC 27701:2025. Edisi terbaru dapat diterapkan sebagai sistem manajemen mandiri. Namun, perusahaan yang menggunakan edisi 2019 perlu mengikuti pendekatan yang berlaku pada edisi tersebut.
Apakah ISO 27001 menjamin perlindungan data pribadi?
ISO 27001 membantu perusahaan mengelola risiko keamanan informasi, termasuk risiko terhadap informasi pribadi yang masuk dalam scope ISMS. Namun, keamanan informasi tidak mencakup seluruh aspek tata kelola privasi. Karena itu, perusahaan dengan kebutuhan privasi khusus dapat mempertimbangkan ISO 27701.
Apakah ISO 27701 menjamin kepatuhan terhadap UU Perlindungan Data Pribadi?
Tidak secara otomatis. ISO 27701 dapat membantu perusahaan membangun proses dan dokumentasi untuk mendukung pengelolaan kewajiban privasi. Namun, perusahaan tetap harus mengevaluasi dan memenuhi kewajiban hukum yang berlaku, termasuk ketentuan dalam UU Perlindungan Data Pribadi Indonesia jika relevan.
Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk menerapkan ISO 27001 atau ISO 27701?
Durasi implementasi berbeda pada setiap organisasi. Faktor yang memengaruhi antara lain ukuran perusahaan, kompleksitas sistem, jumlah lokasi, kesiapan dokumentasi, tingkat risiko, dan sumber daya yang tersedia.
Karena itu, perusahaan sebaiknya melakukan evaluasi awal sebelum menetapkan target implementasi.
Setelah memilih standar, langkah berikutnya biasanya menyiapkan tim. Lihat training ISO 27001 dari NEMA untuk awareness, auditor internal, dan tim implementasi.
Kesimpulan
ISO 27001 dan ISO 27701 sama-sama membantu organisasi membangun pengelolaan informasi yang lebih terstruktur, tetapi keduanya memiliki fokus berbeda.
ISO 27001 berorientasi pada pengelolaan risiko keamanan informasi secara menyeluruh melalui ISMS. Sementara itu, ISO 27701 berfokus pada pengelolaan privasi melalui PIMS, termasuk tanggung jawab dan risiko terkait pemrosesan informasi pribadi.
Perusahaan dapat menentukan pilihan berdasarkan tujuan bisnis, jenis informasi yang dikelola, risiko, kebutuhan pelanggan, serta persyaratan regulasi.
Dengan memahami perbedaan tersebut, perusahaan dapat menyusun strategi implementasi yang lebih sesuai dan menghindari penerapan standar yang tidak selaras dengan kebutuhan operasional.
Jika perusahaan masih mengevaluasi kesiapan penerapan ISO 27001 atau ISO 27701, melakukan gap analysis dan mendiskusikan kebutuhan sistem manajemen dengan pihak yang berpengalaman dapat menjadi langkah awal untuk menyusun rencana yang lebih terarah.
NEMA dapat menjadi pihak untuk diajak berdiskusi mengenai kebutuhan tersebut apabila layanan yang tersedia sesuai dengan ruang lingkup dan tujuan perusahaan.

